3 Juli 2016

Sejarah Pengadilan Negeri Sawahlunto

Pengadilan Negeri Sawahlunto berdiri sejak Tahun 1912 oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang termasuk Pengadilan Negeri tertua kedua di Sumatera Barat setelah Padang. Diawal berdiri Pengadilan Sawahlunto dikenal dengan sebutan Landraad Sawahlunto. Sejak tahun 1935 Pengadilan Negeri Sawahlunto dikenal dengan sebutan Afdeling (Ibu Kota) Sawahlunto. Kemudian dari tahun 1945 s/d tahun 1968 berganti nama menjadi Pengadilan Negeri Sawahlunto. Dari tahun 1968 s/d tahun 1978 sebutannya berubah menjadi Pengadilan Negeri Sawahlunto dan Pengadilan Negeri Muaro. Dan akhirnya dari tahun 1978 sampai sekarang berubah sebutannya menjadi Pengadilan Negeri Sawahlunto.

Daerah Hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto semenjak berdirinya sampai sekarang adalah sebagai berikut :

  1. Dari tahun 1912 s/d tahun 1964 daerah hukumnya meliputi 5 (lima) Daerah Tingkat II yaitu :
    • Kotamadya Sawahlunto
    • Kabupaten Sawahlunto Sijunjung
    • Kotamadya Solok
    • Kabupaten Solok
    • Kabupaten Tanah Datar.
  2. Dari tahun 1964 s/d tahun 1968 (semenjak Pengadilan Negeri Solok berdiri) maka Daerah Hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto terdiri dari 3 (tiga) Daerah Tingkat II yaitu :
    • Kotamadya Sawahlunto
    • Kabupaten Sawahlunto Sijunjung
    • Kabupaten Tanah Datar.
  3. Dari tahun 1968 s/d 1983 (dengan berdirinya Pengadilan Negeri Batusangkar) maka daerah hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto meliputi 2(dua) Daerah tingkat II yaitu:
    • Kotamadya Sawahlunto
    • Kabupaten Sawahlunto Sijunjung.

Seiring berjalannya waktu dengan dibentuknya Pengadilan Negeri Batusangkar, Pengadilan Negeri Solok dan Pengadilan Negeri Padang Panjang maka wilayah hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto yang dulunya kelas IA berubah/berkurang.

Dari tahun 1983 sampai sekarang (dengan berdirinya Pengadilan Muaro) maka Daerah Hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto meliputi 2 (dua) Daerah tingkat II yaitu :

  1. Kota Sawahlunto
  2. Sebagian Daerah Kabupaten Sijunjung yang terdiri dari 4 (empat) Kecamatan yaitu:
    • Kecamatan Kupitan
    • Kecamatan IV Nagari
    • Kecamatan Koto VII
    • Kecamatan Sumpur Kudus.

Dengan berdirinya Pengadilan Negeri Muaro, maka wilayah hukum Pengadilan Negeri Sawahlunto yang dulunya Kelas IA, berubah menjadi Pengadilan Negeri Kelas II A.

Pejabat-pejabat yang pernah menjadi pimpinan Pengadilan Negeri Sawahlunto semenjak berdirinya menurut catatan yang dikumpulkan adalah :

  1. Parapat
  2. Nurdin St. Sati
  3. Mas Adam
  4. Dari tahun 1947 s/d tahun 1962 : B. Dt. Gadang Bandaro
  5. Dari tahun 1962 s/d tahun 1963 : Henry Panggabean, BA
  6. Dari tahun 1963 s/d tahun 1970 : Syafar Luthan, SH
  7. Dari tahun 1970 s/d tahun 1971 : Niema Salim, SH
  8. Dari tahun 1971 s/d tahun 1973 : Daulat Simbolon, SH
  9. Dari tahun 1973 s/d tahun 1975 : Achmad Masrul, SH
  10. Dari tahun 1975 s/d tahun 1979 : Arbiyoto, SH
  11. Dari tahun 1979 s/d tahun 1986 : Zaid Hayik, SH
  12. Dari tahun 1986 s/d tahun 1990 : Moegihardjo, SH
  13. Dari tahun 1990 s/d tahun 1995 : Djafni Djamal, SH
  14. Dari tahun 1995 s/d tahun 1997 : Rahman, SH
  15. Dari tahun 1997 s/d tahun 2000 : Hardani Harun, SH
  16. Dari tahun 2000 s/d tahun 2002 : Abdul Rochim, SH
  17. Dari tahun 2002 s/d tahun 2004 : Zulfahmi, SH.MH
  18. Dari tahun 2004 s/d tahun 2007 : Wahidin, SH.MH
  19. Dari tahun 2007 s/d tahun 2009 : Amsar Yoenaga, SH
  20. Dari tahun 2009 s/d tahun 2011 : H. Abdul Bari A. Rahim, SH.MH
  21. Dari tahun 2011 s/d tahun 2014 : Yuzaida, SH.MH
  22. Dari tahun 2014 s/d tahun 2015 : Saiman, SH.MH
  23. Dari tahun 2015 s/d sekarang    : Flowerry Yulidas, SH

4,151 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini